Sebait Kenangan di Masa Lalu

Jujur saja, pekan UAS ini membuat saya banyak melupakan euforia kelulusan yang katanya 2 hari kemarin tepat menginjak tahun yang kedua. Namun seorang teman saya tiba-tiba menanyakan foto profil yang ada di blog ini. Dan seketika itu pula serpihan-serpihan kenangan yang telah lama berpencar kembali menyatu dalam balutan memori yang memenuhi kepala. Sudah dua tahun ya.

Dalam perjalanan pulang menuju kosan dari kampus saya mencoba mengingat saat saya dulu menyampaikan pidato perpisahan di hadapan teman, guru, adik kelas, dan civitas sekolah kala itu. sayangnya teks itu sudah hilang dan saya tidak bisa dengan baik mengingatnya. Yang jelas pengalaman itu sungguh menyenangkan, dan bahkan tak terlupakan. Semoga saya bisa merasakannya kembali suatu saat.

Sungguh indah ketika kita bisa mengingat kembali rekam jejak di masa lalu. Bagaimana kita meretas mimpi bersama dalam lingkungan kondusif yang membuat kita bisa menjadi alumni yang diperhitungkan di kancah universitas. Sungguh banyak sekali jasa guru-guru dan civitas MAN Insan Cendekia Serpong bagi kami semua.

Entah kenapa saya justru kembali focus pada teks pidato perpisahan. Dan bahkan secara tidak sengaja saya mengarangnya kembali.

“…. Teruntuk bapak dan ibu sekalian. Kami sadar bahwa kami hanya murid biasa yang jauh dari kesempurnaan dan harapan. Kami yakin bahwa masih banyak murid-murid lain yang lebh baik dan lebih layak untuk diingat ketimbang kami disini. Namun izinkanlah kami untuk menjadikan nama bapak dan ibu sebagai kepingan berharga yang telah mewarnai sebagian dari perjalanan panjang hidup kami.

dan terakhir, ketahuilah bapak dan ibu sekalian. Bahwa kelulusan kami hari ini adalah berkat jasa dan jerih payah bapak ibu sekalian. Dan bahwa kebahagiaan kami hari ini adalah kebahagiaan atas curahan kebaikan dari bapak dan ibu sekalian. Dan ketahuilah bahwa tangisan kami pada hari ini, adalah tangisan bahagia atas jasa besar bapak ibu sekalian.

Bapak, Ibu.. Doakan kami agar terus bisa menebar kebermanfaatan dengan ilmu yang telah engkau berikan. Kapanpun, dan dimanapun..”

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan